Selamat malam lads, di post ini saya akan membahas tentang kota terindah sekaligus kota kelahiran saya sendiri yaitu Kota Cimahi, untuk kalian yang sering menonton ILK (Indonesian Lawak klub) mungkin sudah familiar dengan jargon milik Fitri Tropica yang berbunyi "17 years old, Cimahi.."
Faktanya, dia (Fitrop) adalah warga Kota Cimahi loh. Sama seperti pelawak Sule OVJ, mereka berdua hanyalah sengelitir dari banyak orang-orang yang luar biasa di kota ini.
Mari membahas dari sudut geometris, Cimahi adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, tepat bersebelahan dengan Kota Bandung. Kota ini terletak di antara Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Dahulu Cimahi merupakan bagian dari Kabupaten Bandung, yang kemudian ditetapkan sebagai kota administratif pada tanggal 29 Januari 1976. Dan pada tanggal 21 Juni 2001, Cimahi ditetapkan sebagai kota otonom. Kota Cimahi terdiri atas 3 kecamatan, yang dibagi lagi atas 15 kelurahan. Kira-kira ada berapa kepala keluarga? Hitung saja sendiri hehe
Apa kalian tahu bahwa nama Cimahi berasal dari dua kata yang berbeda? yaitu "Cai" dan Mahi" yang berarti "Air yang cukup" (Bahasa Sunda), saya rasa memang masuk akal mengingat selama tinggal di Cimahi selalu mendapat air baik untuk mandi ataupun untuk minum. Sejarahnya, Cimahi mulai dikenal ketika pada tahun 1811 ketika Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels (anak sekolah yang belajar sejarah pasti tahu orang ini) membuat jalan Anyer-Panarukan, dan pada tahun 1874–1893, dilaksanakan pembuatan jalan kereta api Bandung-Cianjur sekaligus pembuatan Stasiun Cimahi, oh ya untuk yang belum tahu, stasiun kereta api Kota Cimahi memiliki arsitektur yang "Belanda banget", salah satu objek sejarah yang patut dikunjungi. Selanjutnya pada tahun 1886 dibangun pusat pendidikan militer beserta fasilitas lainnya seperti Rumah Sakit Dustira dan rumah tahanan militer. Daan after a long long time pada tahun 1935, Cimahi ditetapkan sebagai kecamatan.
(Sedikit pelajaran sejarah, jangan mengantuk ya sodara2 hehe)
Setelah kemerdekaan Indonesia, Cimahi menjadi bagian dari Kabupaten Bandung Utara. Pada tahun 1962, dibentuk Kawedanaan Cimahi yang meliputi Kecamatan Cimahi, Padalarang, Batujajar, dan Cipatat. Berdasarkan PP Nomor 29 Tahun 1975, Cimahi ditingkatkan statusnya menjadi kota administratif pada tanggal 29 Januari 1976, dan menjadi kota administratif pertama di Jawa Barat. Mulai 21 Juni 2001 status Cimahi menjadi kota(ciee). Kini Cimahi menjadi salah satu kawasan pertumbuhan Kota Bandung di sebelah barat. Jumlah penduduknya saat ini adalah sekitar 483.000 jiwa. Oh iya Kota Cimahi juga dikenal sebagai "Kota Militer" karena banyaknya gedung-gedung dan instansi militer seperti pusdikhub, pusdik armed, pusdikbekang, dan lain-lain. SMA saya juga berlokasi di komplek militer (KPAD) Sriwijaya, yaitu SMA Negeri 2 Cimahi.
Kembali ke masa lalu, saya lahir di Cimahi pada tahun 1996, namun tidak lama setelah itu saya dan keluarga pindah ke Bali, biasalah urusan pekerjaan, karena masih kecil pastinya harus selalu ikut orang tua. Kembali lagi ke Cimahi pada tahun 2002 setelah sebelumnya tinggal di Jakarta, tepat ketika memasuki SD kelas 1. Ternyata tidak terasa sekarang sudah memasuki kuliah tingkat pertama, waktu seperti berjalan dengan cepat sekali..
Namun Cimahi yang dulu tetaplah Cimahi yang sekarang.
Di kota inilah fase menetap yang terbilang sangat berkesan dimulai, apalagi ketika masa-masa SMA, bertemu dengan teman-teman dan masyarakat, masa-masa mengeksplorasi kota sendiri.
Senang sekaligus sedih mengingat-ingat kenangan masa lalu.
Sekarang pun ketika menulis post ini saya sedang berada kota orang.
Rasanya ingin sekali kembali pulang, melepas rindu dengan orang tercinta..
Sekian mungkin yang dapat saya tuliskan, di post-post berikutnya mungkin saya akan bercerita lebih banyak pengalaman, semoga dapat menjadi bacaan yang bermanfaat.
Beberapa foto Kota Cimahi karya saya akan menyusul nanti
Terimakasih banyak sudah mampir :)
Faktanya, dia (Fitrop) adalah warga Kota Cimahi loh. Sama seperti pelawak Sule OVJ, mereka berdua hanyalah sengelitir dari banyak orang-orang yang luar biasa di kota ini.
Mari membahas dari sudut geometris, Cimahi adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, tepat bersebelahan dengan Kota Bandung. Kota ini terletak di antara Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Dahulu Cimahi merupakan bagian dari Kabupaten Bandung, yang kemudian ditetapkan sebagai kota administratif pada tanggal 29 Januari 1976. Dan pada tanggal 21 Juni 2001, Cimahi ditetapkan sebagai kota otonom. Kota Cimahi terdiri atas 3 kecamatan, yang dibagi lagi atas 15 kelurahan. Kira-kira ada berapa kepala keluarga? Hitung saja sendiri hehe
Apa kalian tahu bahwa nama Cimahi berasal dari dua kata yang berbeda? yaitu "Cai" dan Mahi" yang berarti "Air yang cukup" (Bahasa Sunda), saya rasa memang masuk akal mengingat selama tinggal di Cimahi selalu mendapat air baik untuk mandi ataupun untuk minum. Sejarahnya, Cimahi mulai dikenal ketika pada tahun 1811 ketika Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels (anak sekolah yang belajar sejarah pasti tahu orang ini) membuat jalan Anyer-Panarukan, dan pada tahun 1874–1893, dilaksanakan pembuatan jalan kereta api Bandung-Cianjur sekaligus pembuatan Stasiun Cimahi, oh ya untuk yang belum tahu, stasiun kereta api Kota Cimahi memiliki arsitektur yang "Belanda banget", salah satu objek sejarah yang patut dikunjungi. Selanjutnya pada tahun 1886 dibangun pusat pendidikan militer beserta fasilitas lainnya seperti Rumah Sakit Dustira dan rumah tahanan militer. Daan after a long long time pada tahun 1935, Cimahi ditetapkan sebagai kecamatan.
(Sedikit pelajaran sejarah, jangan mengantuk ya sodara2 hehe)
Setelah kemerdekaan Indonesia, Cimahi menjadi bagian dari Kabupaten Bandung Utara. Pada tahun 1962, dibentuk Kawedanaan Cimahi yang meliputi Kecamatan Cimahi, Padalarang, Batujajar, dan Cipatat. Berdasarkan PP Nomor 29 Tahun 1975, Cimahi ditingkatkan statusnya menjadi kota administratif pada tanggal 29 Januari 1976, dan menjadi kota administratif pertama di Jawa Barat. Mulai 21 Juni 2001 status Cimahi menjadi kota(ciee). Kini Cimahi menjadi salah satu kawasan pertumbuhan Kota Bandung di sebelah barat. Jumlah penduduknya saat ini adalah sekitar 483.000 jiwa. Oh iya Kota Cimahi juga dikenal sebagai "Kota Militer" karena banyaknya gedung-gedung dan instansi militer seperti pusdikhub, pusdik armed, pusdikbekang, dan lain-lain. SMA saya juga berlokasi di komplek militer (KPAD) Sriwijaya, yaitu SMA Negeri 2 Cimahi.
Kembali ke masa lalu, saya lahir di Cimahi pada tahun 1996, namun tidak lama setelah itu saya dan keluarga pindah ke Bali, biasalah urusan pekerjaan, karena masih kecil pastinya harus selalu ikut orang tua. Kembali lagi ke Cimahi pada tahun 2002 setelah sebelumnya tinggal di Jakarta, tepat ketika memasuki SD kelas 1. Ternyata tidak terasa sekarang sudah memasuki kuliah tingkat pertama, waktu seperti berjalan dengan cepat sekali..
Namun Cimahi yang dulu tetaplah Cimahi yang sekarang.
Di kota inilah fase menetap yang terbilang sangat berkesan dimulai, apalagi ketika masa-masa SMA, bertemu dengan teman-teman dan masyarakat, masa-masa mengeksplorasi kota sendiri.
Senang sekaligus sedih mengingat-ingat kenangan masa lalu.
Sekarang pun ketika menulis post ini saya sedang berada kota orang.
Rasanya ingin sekali kembali pulang, melepas rindu dengan orang tercinta..
Sekian mungkin yang dapat saya tuliskan, di post-post berikutnya mungkin saya akan bercerita lebih banyak pengalaman, semoga dapat menjadi bacaan yang bermanfaat.
Beberapa foto Kota Cimahi karya saya akan menyusul nanti
Terimakasih banyak sudah mampir :)
Saluyu Ngawangun Jati Mandiri
Dramaga, 17 Oktober 2014
Fauzan R. Pradana
(Beberapa sumber saya ambil dari http://id.wikipedia.org)

No comments:
Post a Comment